Hari ini, Perpustakaan daerah Sulawesi Tengah terkoneksi ke jardiknas padahal router sudah terpasang sejak bulan januari. Permasalahannya Karena Kepala Perpustakaan takut kalau jaringan itu digunakan mereka akan membayar koneksi ke telkom, Router kami pasang pada bulan Januari 2008 karena pada saat lagi di set lampu mati, waktu kami tanyakan ke karyawan yang ada di lokasi mereka katakan lampu menyala nanti malam, dengan terpaksa router kami biarkan terpasang dan harapannya setelah lampu hidup kesalahan yang terjadi pada jaringan telkom dapat mereka perbaiki dan jaringan bisa terkoneksi dengan baik. 2 hari kemudian saya di telepon pihak telkom yang mengabarkan bahwa jaringan telah baik, cuma router tidak hidup. Setelah kami cek ternyata Router dan modem diputuskan dari jala-jala listrik. Karena Kepala Perpustakaan takut membiayai koneksi tersebut.
Tadi setelah kami jelaskan bahwa koneksi yang ada di kantor beliau free, bahkan sangat rugi kalau tidak dimanfaatkan, baru beliau lega, Cuma masalahnya di ruangan router sama sekali tidak ada komputer tidak ada jaringan keluar sehingga router hidup ibarat minum kopi tidak ada kuenya. Hehehehehehehehe. Setelah kami panas-panasi kalau di sekolah kami ada pustaka maya dan didalam perpustakaan dilengkapi dengan 12 unit komputer yang dapat digunakan siswa untuk menjalajah ke dunia maya, kepala perpustakaan langsung memerintahkan pegawainya untuk memasang 1 unit komputer di ruangan tersebut diambil langsung dari komputer yang berada diruangannya. Saya katankan ke pegawainya syukur pak daripada tidak ada sama sekali.